Pajak oh Pajak


rasanya sebel campur sedih liat iklan pajak.

“kalau mau lihat anak-anak miskin bisa sekolah, bayar pajak”. Hm. kok bisa semudah itu, langsung ke arah dampak?

Padahal, kita nggak pernah tahu kemana dana pajak Indonesia digunakan. We cannot follow our money. Ditambah lagi kasus Gayus Tambunan dan berita di Kompas hari ini soal in-effisiensi gaji orang pajak yang dinaikkan.

Banyak ahli komunikasi yang mengatakan, buktikan dulu baru kita bisa iklas mengikuti.

Buktikan dulu bahwa pajak digunakan maksimal untuk kepentingan rakyat, baru kita akan lebih iklas bayar pajak.

By the way, saya pembayar pajak setia looooh …

4 thoughts on “Pajak oh Pajak

  1. YES! saya pun tercabik soal pajak ini. kalo mmg mau bantuin anak2 miskin sekolah, ya langsung aja sumbangin uang kita ke sekolah alternatif, atau angkat anak asuk buat disekolahin😀

  2. Padahal semua orang bayar pajak – walaupun tidak merasa🙂 pernah bayar PPN 10% saat belanja? Nah itu dia😀

    Tapi yang gede2 malah ngemplang pajak sampai Trilyunan. Aduh.

    Malu dong sama kita yg miskin2 ini, tapi bayar pajak terus…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s