<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: MDGs dan Media Komunitas</title>
	<atom:link href="http://slaksmi.wordpress.com/2008/05/07/mdgs-dan-media-komunitas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://slaksmi.wordpress.com/2008/05/07/mdgs-dan-media-komunitas/</link>
	<description>What&#039;s in my mind</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Sep 2009 05:51:27 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Syaldi Sahude</title>
		<link>http://slaksmi.wordpress.com/2008/05/07/mdgs-dan-media-komunitas/#comment-301</link>
		<dc:creator>Syaldi Sahude</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 16:35:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://slaksmi.wordpress.com/?p=55#comment-301</guid>
		<description>Nah itu dia, jika melihat dalam tataran yang ideal, hubungan tersebut seharusnya dapat terjadi. Masing-masing, baik ornop maupun radio komunitas, punya posisi yang saling membutuhkan. Sudah seharusnya keterhubungan tersebut terjadi secara alamiah.

Jika budaya jejaring yang baik terjadi, walaupun hubungan mereka hanya terbatas pada tataran isu, seharusnya tidak masalah. Radio komunitas butuh konten, ornop butuh kanal. Nah, persoalannya sedikit sekali yang mengolah informasi yang ada. Aku dan Aquino pernah melihat bahwa dalam tataran ornop di Indonesia sampai saat masih ada yang namanya lingkaran setan informasi. Satu informasi hanya berputar di kalangan ornop tapa ada kanal keluar untuk masyarakat. Rakom kemudian hanya diposisikan tataran media pinggiran. Padahal dari perspektif strategis, justru mereka adalah ujung tombak informasi untuk masyarakat yang tidak terjangkau oleh indahnya dunia teknologi informasi.

Nah, terkadang memang ada persoalan &#039;memaksakan&#039; isu masuk dalam satu komunitas. Tentu saja, semua informasi itu dibutuhkan oleh masyarakat, tapi seberapa penting untuk mereka? Mungkin mereka lebih membutuhkan informasi tentang pupuk daripada sekian banyak teori globalisasi yang menyesakkan otak mereka. Padahal problemnya adalah bagaimana mengangkat keterkaitan harga pupuk dan globalisasi.

Mungkin kita (ornop) dan rakom kudu sering duduk di depan teras sambil menikmati kopi dengan obrolan santai tentang persoalan komunitas... Ujungnya, bikin program sesuai kebutuhan.. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nah itu dia, jika melihat dalam tataran yang ideal, hubungan tersebut seharusnya dapat terjadi. Masing-masing, baik ornop maupun radio komunitas, punya posisi yang saling membutuhkan. Sudah seharusnya keterhubungan tersebut terjadi secara alamiah.</p>
<p>Jika budaya jejaring yang baik terjadi, walaupun hubungan mereka hanya terbatas pada tataran isu, seharusnya tidak masalah. Radio komunitas butuh konten, ornop butuh kanal. Nah, persoalannya sedikit sekali yang mengolah informasi yang ada. Aku dan Aquino pernah melihat bahwa dalam tataran ornop di Indonesia sampai saat masih ada yang namanya lingkaran setan informasi. Satu informasi hanya berputar di kalangan ornop tapa ada kanal keluar untuk masyarakat. Rakom kemudian hanya diposisikan tataran media pinggiran. Padahal dari perspektif strategis, justru mereka adalah ujung tombak informasi untuk masyarakat yang tidak terjangkau oleh indahnya dunia teknologi informasi.</p>
<p>Nah, terkadang memang ada persoalan &#8216;memaksakan&#8217; isu masuk dalam satu komunitas. Tentu saja, semua informasi itu dibutuhkan oleh masyarakat, tapi seberapa penting untuk mereka? Mungkin mereka lebih membutuhkan informasi tentang pupuk daripada sekian banyak teori globalisasi yang menyesakkan otak mereka. Padahal problemnya adalah bagaimana mengangkat keterkaitan harga pupuk dan globalisasi.</p>
<p>Mungkin kita (ornop) dan rakom kudu sering duduk di depan teras sambil menikmati kopi dengan obrolan santai tentang persoalan komunitas&#8230; Ujungnya, bikin program sesuai kebutuhan.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mamaqiya</title>
		<link>http://slaksmi.wordpress.com/2008/05/07/mdgs-dan-media-komunitas/#comment-297</link>
		<dc:creator>mamaqiya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 02:12:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://slaksmi.wordpress.com/?p=55#comment-297</guid>
		<description>Sebenernya Syaldi, kalau si media komunitas sama LSM/Ornop itu di wilayah yang sama dan punya concern yang sama tidak terlalu sulit. 

Yang agak sulit adalah hubungan yang on off. Jadi cuman kerja untuk isu tertentu dalam waktu tertentu habis itu nggak lagi. Tapi kalau si LSM itu terus dekat dan tahu persis kondisi komunitas yang dilayani radio/ media komunitas, jadi lebih mudah. 

Soal budgeting, kita misalnya hanya bisa kasih pengetahuan dan assisst mereka, tapi biarkan mereka yang bikin progran yang paling sesuai buat komunitas mereka. 

Mudah-mudahan gw nggak sotoy (sok tahu). Belajar dari riset ini, nurturing relationship adalah hal utama. :-)

Sile loh kalau mau komentar ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenernya Syaldi, kalau si media komunitas sama LSM/Ornop itu di wilayah yang sama dan punya concern yang sama tidak terlalu sulit. </p>
<p>Yang agak sulit adalah hubungan yang on off. Jadi cuman kerja untuk isu tertentu dalam waktu tertentu habis itu nggak lagi. Tapi kalau si LSM itu terus dekat dan tahu persis kondisi komunitas yang dilayani radio/ media komunitas, jadi lebih mudah. </p>
<p>Soal budgeting, kita misalnya hanya bisa kasih pengetahuan dan assisst mereka, tapi biarkan mereka yang bikin progran yang paling sesuai buat komunitas mereka. </p>
<p>Mudah-mudahan gw nggak sotoy (sok tahu). Belajar dari riset ini, nurturing relationship adalah hal utama. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sile loh kalau mau komentar &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Syaldi Sahude</title>
		<link>http://slaksmi.wordpress.com/2008/05/07/mdgs-dan-media-komunitas/#comment-296</link>
		<dc:creator>Syaldi Sahude</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 04:55:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://slaksmi.wordpress.com/?p=55#comment-296</guid>
		<description>Halo Shita, 

Emang sih, aku juga melihat hal yang sama melihat hubungan antara Ornop dan Media Komunitas dalam konteks sharing content. Dari beberapa upaya yang dilakukan untuk mendekatkan, sepertinya sangat sulit melaksanakannya. Sepertinya ada masalah dalam aksesibilitas media komunitas terhadap konten dari onrnop. Padahal, aktifitas ini bisa saling menguatkan, baik komunitas maupun ornop.

Gimana ya menyelesaikan persoalan ini?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo Shita, </p>
<p>Emang sih, aku juga melihat hal yang sama melihat hubungan antara Ornop dan Media Komunitas dalam konteks sharing content. Dari beberapa upaya yang dilakukan untuk mendekatkan, sepertinya sangat sulit melaksanakannya. Sepertinya ada masalah dalam aksesibilitas media komunitas terhadap konten dari onrnop. Padahal, aktifitas ini bisa saling menguatkan, baik komunitas maupun ornop.</p>
<p>Gimana ya menyelesaikan persoalan ini?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mamaqiya</title>
		<link>http://slaksmi.wordpress.com/2008/05/07/mdgs-dan-media-komunitas/#comment-281</link>
		<dc:creator>mamaqiya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 20:09:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://slaksmi.wordpress.com/?p=55#comment-281</guid>
		<description>Halo Bang Aswan, 

Pastinya masih ingat. Apa kabar Bang? 

MDGs is an interesting topic, tapi ya harus sesuai target ya (kalau ngomong soal strategi komunikasi).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo Bang Aswan, </p>
<p>Pastinya masih ingat. Apa kabar Bang? </p>
<p>MDGs is an interesting topic, tapi ya harus sesuai target ya (kalau ngomong soal strategi komunikasi).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aswan Zanynu</title>
		<link>http://slaksmi.wordpress.com/2008/05/07/mdgs-dan-media-komunitas/#comment-280</link>
		<dc:creator>Aswan Zanynu</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 23:07:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://slaksmi.wordpress.com/?p=55#comment-280</guid>
		<description>Hallo Mba&#039;... mudah2an masih ingat saya (yang kemarin jadi moderator saat seminar radio komunitas di Kendari, Sulawesi Tenggara bareng Mas Imeng dan Mas Errol).

Menurut saya, ide MDGs itu menarik untuk diperbincangkan tapi sulit untuk diwujudkan karena rasa2nya belum ada kesamaan langkah ke arauh itu.

Btw, saya jadi ingat Bangkok. Januari lalu saya dapat kesempatan ke sana. Presentasi riset juga di Kasetsat University. Malam naik restoran (kapal terapung) di Sungai Chao Praya. Sepanjang jalan kita dihibur tarian. Besok malamnya naik Tuktuk ke pasar malam Suan Lum. Eh, sempat naik Tuktuk juga kan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo Mba&#8217;&#8230; mudah2an masih ingat saya (yang kemarin jadi moderator saat seminar radio komunitas di Kendari, Sulawesi Tenggara bareng Mas Imeng dan Mas Errol).</p>
<p>Menurut saya, ide MDGs itu menarik untuk diperbincangkan tapi sulit untuk diwujudkan karena rasa2nya belum ada kesamaan langkah ke arauh itu.</p>
<p>Btw, saya jadi ingat Bangkok. Januari lalu saya dapat kesempatan ke sana. Presentasi riset juga di Kasetsat University. Malam naik restoran (kapal terapung) di Sungai Chao Praya. Sepanjang jalan kita dihibur tarian. Besok malamnya naik Tuktuk ke pasar malam Suan Lum. Eh, sempat naik Tuktuk juga kan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mamaqiya</title>
		<link>http://slaksmi.wordpress.com/2008/05/07/mdgs-dan-media-komunitas/#comment-273</link>
		<dc:creator>mamaqiya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 09:33:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://slaksmi.wordpress.com/?p=55#comment-273</guid>
		<description>siapa bilang dud??? siapa yang bilang??? :-D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>siapa bilang dud??? siapa yang bilang??? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dudi</title>
		<link>http://slaksmi.wordpress.com/2008/05/07/mdgs-dan-media-komunitas/#comment-272</link>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 07:55:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://slaksmi.wordpress.com/?p=55#comment-272</guid>
		<description>biarpun umur muda, tapi kumpulnya sama orang-orang tua diatas 40 tahunan. itu tandanya emang elu tuh berarti tuaaaaaaaaaaaaaaaaa......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>biarpun umur muda, tapi kumpulnya sama orang-orang tua diatas 40 tahunan. itu tandanya emang elu tuh berarti tuaaaaaaaaaaaaaaaaa&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wirati</title>
		<link>http://slaksmi.wordpress.com/2008/05/07/mdgs-dan-media-komunitas/#comment-271</link>
		<dc:creator>wirati</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 15:34:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://slaksmi.wordpress.com/?p=55#comment-271</guid>
		<description>salam kenal mbak. Wah hebat. Mbak visit juga blos saya yach. mkasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal mbak. Wah hebat. Mbak visit juga blos saya yach. mkasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: slaksmi</title>
		<link>http://slaksmi.wordpress.com/2008/05/07/mdgs-dan-media-komunitas/#comment-270</link>
		<dc:creator>slaksmi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 01:35:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://slaksmi.wordpress.com/?p=55#comment-270</guid>
		<description>Halo, salam kenal juga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo, salam kenal juga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rendra yanuar d</title>
		<link>http://slaksmi.wordpress.com/2008/05/07/mdgs-dan-media-komunitas/#comment-269</link>
		<dc:creator>rendra yanuar d</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 08:33:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://slaksmi.wordpress.com/?p=55#comment-269</guid>
		<description>Halo salam kenal dari saya Rendra
saya hanya ingin menambah pengguna2 blog di blog saya tolong add blog saya di http://debianknoppix.wordpress.com/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo salam kenal dari saya Rendra<br />
saya hanya ingin menambah pengguna2 blog di blog saya tolong add blog saya di <a href="http://debianknoppix.wordpress.com/" rel="nofollow">http://debianknoppix.wordpress.com/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
